Realita Hidup
Realita itu memang pahit
Dimanakah aku harus melangkah lagi
Kegelapan adalah kekosongan
Kemiskinan yang mengendap dibumi
Disanalah tempatku berlabuh
Berkumpul dipadang maqshar
Sebuah tempat reuni
Dan kita bertemu kelak,
Janganlah hukum dipermainkan dibumi ini
Adalah cermin...
itu tipu daya....
Dimanakah aku harus melangkah lagi
Kegelapan adalah kekosongan
Kemiskinan yang mengendap dibumi
Disanalah tempatku berlabuh
Berkumpul dipadang maqshar
Sebuah tempat reuni
Dan kita bertemu kelak,
Janganlah hukum dipermainkan dibumi ini
Adalah cermin...
itu tipu daya....
Jika Duka Datang
Jika duka itu datang Mencekam jiwaku
Oh...Juwitaku!.
Bawalah aku ke angkasa sunyi
Agar aku senantiasa tentram dalam keadaan
Tetapi....Seandainya kau datang menjelajahi sukmaku
Oh kekasih.....!!! Tekanlah aku ke pusat bayanganmu
Agar aku senantiasa kelap dalam keadaan
Oh...Juwitaku!.
Bawalah aku ke angkasa sunyi
Agar aku senantiasa tentram dalam keadaan
Tetapi....Seandainya kau datang menjelajahi sukmaku
Oh kekasih.....!!! Tekanlah aku ke pusat bayanganmu
Agar aku senantiasa kelap dalam keadaan
Dalam diam
Aku diam dalam sejuta pikiran
menerawang jauh
Entah apa yang sedang aku pikirkan
Aku sendiri tidak tahu
Yang pasti,pikiranku sedang tak menentu
Oh,akankah ini terus begini
Terus tak menentu
Aku sendiri tak mengerti
Sebab apa yang harus ku perbuat
Hanya diam yang dapat ku perbuat
menerawang jauh
Entah apa yang sedang aku pikirkan
Aku sendiri tidak tahu
Yang pasti,pikiranku sedang tak menentu
Oh,akankah ini terus begini
Terus tak menentu
Aku sendiri tak mengerti
Sebab apa yang harus ku perbuat
Hanya diam yang dapat ku perbuat
Balada wanita penjaja cinta
Pernahkah kau renungkan
Begitu hitamnya hidupmu
Aku tak pernah rela
Kau ada disudut sana
Pernahkah kau bayangkan
Begitu kelamnya hidupmu
Aku tak pernah rela
Kau ada disudut sana
Kau tak pernah memahami
Kau tak pernah tau hati ini
Ingin kubawa dirimu tanpa penyesalan
Tanpa keterpaksaan
Menghapus hitamnya hidupmu
Read More → Balada wanita penjaja cintaBegitu hitamnya hidupmu
Aku tak pernah rela
Kau ada disudut sana
Pernahkah kau bayangkan
Begitu kelamnya hidupmu
Aku tak pernah rela
Kau ada disudut sana
Kau tak pernah memahami
Kau tak pernah tau hati ini
Ingin kubawa dirimu tanpa penyesalan
Tanpa keterpaksaan
Menghapus hitamnya hidupmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar